Sunday, 25 September 2016

SSH server bagian 3 Limit user Access

Ketemu dengan saya yaitu jempolan, sekarang saya akan membuat sebuah materi yang berjudul ssh server limit user access, ssh ini adalah jenis protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi yang aman, beberapa fendor os mengadopsi ssh ini sebagai media untuk meremote os tersebut secara jarak jauh, tak terkecuali linux, linux pun mengadopsi fitur ssh yang di gunakan untuk meremote server secara jarak jauh, berbeda dengan telnet, ssh ini membawa beberapa kelebihan dan perbaikan bila di bandingkan dengan telnet.

Sekilas tentang ssh ini: 
SSH (Scure Shell) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi yang banyak di gunakan untuk mengaman kan jaringan supaya lebih aman, proses enkripsi yang cukup rumit membuat ssh ini banyak di pilih, ssh ini dirancang/ atau di buat sebagai pengganti telnet "kenapa telnet, kok di ganti ? " karena pada telnet ini sebuah packet data yang terkirim tidak terenkripsi dengan baik (tidak di bungkus/di jaga dengan baik) jadinya semua packet yang di kirim dapat dengan mudah di ketahui untuk lebih jelasnya anda bisa lihat bagaiman kekurangan telnet itu sediri dari segi kemanan (Link), untuk sejarah singkatnya : ssh di cetus atau mulai di buat pada tahun 1995 oleh Tatu Ylönen, dan dirilies pada bulan juli 1995, ssh ini menggunakan port standar port 22.

Server limit user access : berguna supaya tidak sembarang user dapat meremote server yang kita miliki , kita bisa menentukan mana user yang boleh meremote server secara full dan tidak, bila user nya tidak sesuai, user tersebut akan di tolak dan tidak bisa mengakses server yang kita miliki. 
Tutorial sebelumnya : 


1. Untuk membuat user limit access, hall yang pertama di buat adalah sebuah user yang nantinya di gunakan sebagai user login ssh yang full access/root, cara nya bisa anda lihat pada gambar di bawah ini.

2. Sekarang kita edit sshd_config yang berada pada directory etc/ssh/, ketikan perintah nano/vi /etc/ssh/sshd_config untuk mengedit dan mengkonfigure sshd.

3. Nah Permitrootlogin tersebut lah, yang nantinya kita ingin edit.

4. Kita ganti permision Permitrootlogin nya yang tadinya yes menjadi no, tambahkan AllowUsers ...(nama user yang anda buat), nah maksud nya, permit loogin root secara keseluruhan di matikan dan hanya user yang kita daftarkan saja yang mendapat hak akses root/penuh, bila sudah tekan ctrl+x-->y-->enter untuk mengsave.

6. Sekarang kita manage service sshd untuk merestart system nya, supaya konfigurasi yang kita lakukan sebelumnya dapat berjalan dan diterapkan, ketikan perintah tersebut.

7. Pertama kita Coba login dengan akun root, bila di lihat di tutorial sebelum nya bisa login, saya pastikan tidak bisa karena root login hanya bisa di pakai bila menggunakan user belajar, system akan menolak user tersebut dengan status permission denied.

8. Sekarang kita coba login dengan user yang sudah di ijin kan, yaitu user yang bernama belajar, saya pastikan bisa, kenapa karena user ini sudah ijinkan untuk login dan juga boleh masuk kedalam mode full/root.

sekian dari saya mohon maaf bila ada yang salah dalam penulisan postingan kali ini
terimakasih bagi anda yang sudah berkunjung ke blog sederhana saya ini
semangat gan
untuk tahap selanjutnya anda bisa mengklik Link ini.

Related Posts

SSH server bagian 3 Limit user Access
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.